Template Landing Press

Template Landing Press

Template Landing Press adalah salah satu template atau theme WordPress terbaik untuk membuat landing page. Walau demikian, dalam perkembangannya, Anda bisa membuat website apa pun dengan menggunakan theme atau template landing press.

Landingpress merupakan sebuah tema atau theme WordPress yang di buat oleh Agus Sakti dan Agus Muhammad pada tahun 2016 yang lalu, Template WordPress Premium Multi Fungsi ini sudah Membantu Meningkatkan Profit 10.000 lebih Pebisnis Online di Indonesia.

Ini adalah salah satu Theme WordPress untuk  segala kebutuhan bisnis online Anda! Dengan Landingpress Anda bisa membuat hampir semua jenis website, mulai dari landing page, one page, web portfolio, web sekolah, web comapny profile, toko online canggih, dan berbagai website lainnya dengan sangat mudah dan cepat.

Tak perlu memiliki skill coding permograman untuk membuat sebuah website yang keren dan bagus. Cukup dengan satu theme landingpress ini, Anda sudah bisa membuat sebuah website yang canggih, responsive, mobile friendly, user friendly, anti lemot.

Website apa saja yang dapat dibangun menggunakan template landingpress ini?

  • Toko Online: Membuat toko online yang canggih WooCommerce dengan fitur cek ongkir, auto chat WA & SMS
  • Affiliate Marketer: Sangat mudah untuk halaman penawaran bonus dengan drag and drop LIVE editor
  • Digital Advertiser: Mengumpulkan audiece melalui Facebook Pixel dan Google Tag Manager dengan mudah
  • Pelaku MLM Marketing: Bikin halaman penawaran yang menarik untuk mengumpulkan prospek
  • Bloger / Publisher: Bikin website yang fast loading & mobile friendly untuk memikat para pengunjung
  • Personal Branding: Membuat halaman portofolio yang shareble dengan mudah
  • Product Creator
  • Kesehatan
  • Offline Marketing
  • List Builder
  • Facebook Marketer
  • Dan masih banyak lagi tentunya…

 

6 Insight Bisnis Ramadhan 2021

6 Insight Bisnis Ramadhan 2021

Ramadhan Marketing Guide 2021

Ramadhan sebentar lagi, kurang dari 2 bulan saja. Sudah siapkah diri Anda menyongsong datangnya bulan suci ini? Siap iman, siap amal, siap melaksanakan amal-amal ibadah terbaik Anda? Siap mengisi waktu detik demi detik yang berharga di bulan yang mulia itu dengan memperbanyak dzikir dan tafakkur? Harus siap ya, semoga kita semua dipertemukan dengan bulan ramadhan tahun ini.

Nah, tentunya tidak melupakan bagian kita di dunia ini, yaitu ikhtiar mencari karunia Allah di bumi-Nya. Sebagai bentuk tawakkal kita kepada-Nya agar dapat banyak bermanfaat untuk umat dengan memperbanyak amal sedekah. Sebagai bentuk ikhtiar dalam menjemput rizki di bulan ramadhan nanti, persiapkan rencana bisnis Anda agar dapat memanfaatkan trend pasar di bulan tersebut.

Berikut kami bagikan 6 insight bisnis ramadhan yang dapat Anda lakukan di momen ramadhan 2021 kali ini :

#1 Permintaan belanja online yang aman

#2 Content Creator meningkatkan kredibilitas

#3 Aktivitas sosial/amal yang mendukung komunitas lokal

#4 Pemberdayaan teknologi (mobile) untuk silaturahim keluarga

#5 Waspada puncak belanja 10 hari menjelang lebaran 

#6 Antispasi mega sale akibat sensitivitas harga

Selengkapnya dapat Anda DOWNLOAD di Member Area – Download – ebook.

Strategi Content Marketing yang Efektif untuk Bisnis

Strategi Content Marketing yang Efektif untuk Bisnis

Dalam dunia digital marketing, Anda mungkin sudah pernah mengenal istilah content marketing..

Betul?

Namun, pada kenyataannya masih banyak bisnis atau usaha kecil menengah yang belum mempraktikkan teknik content marketing ini..

Kenapa?

Mungkin sebagian dari Anda ada yang sudah mempraktikkannya, namun masih dirasa kurang efektif dampaknya…

Nah, jika Anda termasuk seseorang yang seperti itu maka alangkah baiknya Anda mulai mengevaluasi kembali strategi content marketing bisnis Anda…

Tujuannya agar strategi yang Anda terapkan tetap kekinian dan sesuai dengan trend pasar saat ini…

Karena apa yg kita pasarkan mengikuti trend yang sudah ada, atau kita yg menciptakan trend sendiri…!

Maka dari itu, sangat penting untuk merencanakan sebuah perencanaan content marketing yang matang dan powerfull..

Dalam pembuatan content marketing tentunya tidak boleh asal-asalan dan alakadarnya. Tentunya harus tetap dalam perencanaan yang matang dan kuat. Tujuan akhirnya agar melalui konten marketing yang Anda buat bisa membuahkan hasil yang maksimal untuk bisnis Anda…

Content Marketing merupakan metode atau Teknik pemasaran yang menggunakan konten yang relevan, memiliki nilai, serta selaras untuk mencapai sebuah tujuan marketing itu sendiri..

Manfaat dari penerapan content marketing ini cukup banyak :

Mulai dari meningkatkan visitor web hingga konversi atau sales produk Anda…

Alasan mengapa strategi content marketing sangat penting

Content marketing sering dianggap wajib dalam sebuah strategi digital marketing..

Hal ini dikarenakan konten yang dibuat adalah media bisnis Anda untuk berkomunikasi langsung dengan audience Anda..

Konten yang baik adalah konten yang bisa memberikan solusi bagi audiencenya..

Jadi konten yang Anda buat haruslah memiliki nilai tersendiri. Alasan pentingnya strategi content marketing yaitu terbukti mampu meningkatkan nilai konversi hingga 5x lipat..

Maka dari itu dengan konten marketing sering kali dibuat serelevan mungkin dengan produk yang Anda tawarkan..

Seberapa efektifkah penerapan pembuatan content marketing ini?

Menurut studi dari berbagai sumber, dengan konten marketing mampu menghasilkan leads hingga 3x lebih besar dibandingkan dengan pemasaran secara tradisonal..

Selain itu anggaran yang digunakan untuk membuat konten marketing relatif lebih murah, sehingga Anda bisa menghemat budget marketing dan bisa dialokasikan di sektor lain..

Beberapa konsumen juga mengatakan bahwa mereka lebih suka mengenal sebuah bisnis atau produk secara organik dan bukan melalui iklan. Karena bagi sebagian orang iklan sedikit mengganggu. Seringkali konsumen juga lebih memiliki ikatan secara emosional dengan teknik content marketing ini karena mereka merasa tercerahkan setelah melihat isi dari konten tersebut…

Manfaat strategi content marketing

Sebagai media komunikasi dengan pelanggan, content marketing memiliki beberapa manfaat atau dampak positif untuk bisnis Anda..

Lalu apa saja manfaat content marketing :

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Ya nggak?

 

Omset Meroket

Omset Meroket

3 Jurus Meningkatkan Omset Bisnis Anda

Bisnis yang baik adalah binis dengan Cashflow Positif. Hal itu terjadi saat penjualannya tinggi. Namun, bukan sekedar Omsetnya saja yang tinggi, namun Profitnya juga. Kali ini Saya akan memberikan langkah-langkah dalam
memaksimalkan Profit Bisnis Anda dalam E-Book sederhana ini.

Mungkin ada di antara Anda yang sedang mengalami beberapa masalah ini :
– Omset dan Profit bisnis stabil, bahkan cenderung stagnan
– Bisnis mengggung banyak hutang untuk menutupi operasional bisnis
(gali jurang, tutup lubang),
Sales (penjualan) tidak meningkat
– Omset selangit, namun cashnya sulit
– Keuangan kacau, padahal bisnisnya sudah besar
– Pengeluaran (expense) terlalu tinggi
– Piutang tidak tertagih jumlahnya besar
– Stok barang menumpuk

Setelah Saya amati, ternyata permasalahan yang terjadi sebenarnya sederhana. Sayangnya, banyak yang belum memahami beberapa hal ini. Hal yang Saya maksud adalah ketidakpahaman terhadap CASHFLOW. Saya akan
bagikan Rahasia BAGAIMANA MENINGKATKAN PENJUALAN yang akan berpengaruh terhadap peningkatan OMSET, PROFIT serta CASHFLOW.

No CASH, Business CRASH
Cashflow adalah darah dalam bisnis Anda. Jika Anda kehabisan cash, artinya Anda kehabisan darah dalam bisnis Anda. Ibarat manusia yang kehabisan darah, ia bakal LEMAH, LESU, TIDAK BERGAIRAH dan kalau terus terjadi bakal MATI. Begitu pula bisnis Anda tanpa CASH. BANGKRUT. Sayangnya tidak semua pengusaha paham akan hal ini. Beruntung bagi Anda yang mendapat EBook ini. Saya akan jelaskan tahap demi tahap bagaimana cara mengatasinya.

Coba cek, banyak pengusaha yang belum paham tentang istilah-istilah bisnis berikut ini:
• Sales / omset
• COGS (Harga Pokok Produksi)
• Gross Profit (Keuntungan Bruto)
• Expense
• Net Profit (Keuntungan Bersih)
• Cash
Bagaimana dengan Anda, Sudahkah paham istilah tersebut? Kebanyakan pengusaha terlalu fokus pada Omset. Ini tidaklah salah, tapi kurang tepat.

Mengapa demikian? Karena percuma jika omsetnya besar tapi COGS dan Expense-nya juga besar. Anda tidak akan mendapat apa-apa.

Misalkan Anda bisnis Keripik, harga jual per pcs-nya adalah Rp 10.000. Harga produksinya (COGS/ HPP) adalah Rp 7.000. Setiap bulan Anda berhasil menjual rata-rata sekitar 10.000 pcs, maka omset Anda Rp 100.000.000 per bulan.

Dengan COGS sebesar Rp 7.000/pcs, maka Rp 7.000 x 10.000 pcs = Rp 70.000.000. Misal expense bisnis Anda seperti gaji pegawai, biaya listrik, biaya marketing, telepon, sewa tempat, dll itu adalah Rp. 30.000.000.

Pertanyaannya, berapa NET PROFIT yang Anda terima?

Ternyata hasilnya NOL. Ini masalah…. :’(
Kita kasih contoh lain, misal Anda seorang pengusaha konveksi. Net profit yang didapatkan setiap bulan adalah Rp 25.000.000. Tapi pada faktanya, ketika Anda ingin mengambil profit tersebut, ternyata uang tersebut tidak ada.

Pertanyaannya, kemana uang tersebut?

Ternyata, uang tersebut menumpuk di PIUTANG dan dalam bentuk barang (Stok Menumpuk). Tentu profit yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan cash yang Anda terima. Ini masalah…. :’(

Tapi jangan khawatir, hal tersebut TIDAK AKAN BENAR-BENAR jadi masalah. Kalau profit tidak ada, Cash-nya ada, bisnis Anda masih bisa berjalan. Tapi kalau cash tidak ada, tapi profit ada, bisnis Anda tidak bisa berjalan lagi. “Bisnis Anda masih bisa hidup tanpa PROFIT tapi bisnis Anda tidak bisa hidup tanpa CASH”
Maka, ada istilah Profit is King, Cash is Queen. Raja tidak akan pernah bisa hidup tanpa Ratu disampingnya
Sekarang, apa bedanya profit dengan cash?
• Profit itu ilusi. Cash itu nyata,
• Profit itu teori. Cash itu fakta,
• Profit itu di atas kertas. Cash itu di kantong kita,
• Profit itu di laporan keuangan, Cash itu di tabungan.

Sebagai pengusaha, mana yang Anda cari? Profit atau cash? Kalau jawabannya CASH, maka mindset Anda sudah benar. Kalau jawabannya hanya PROFIT, bersiap-siaplah, bisnis Anda akan terus-terusan bermasalah.

Kembali ke topik, dari mana datangnya cash?

Salah satu sumber datangnya cash yang paling utama adalah dari PENJUALAN. Maka tugas kita sebagai pengusaha adalah bagaimana caranya agar cash bisnis kita tetap ada, dalam jumlah yang banyak, dan bisa digunakan untuk
operasional bisnis.

Ada 3 fokus yang akan kita lakukan untuk meningkatkan penjualan, yaitu:
1. Getting Customer
2. Keeping Customer
3. Growing Customer

Lanjutannya silakan Anda DONWLOAD e-book nya di Member Area  – Download ya… 🙂

Strategi Menyusun Copywriting Covert Selling

Strategi Menyusun Copywriting Covert Selling

Selling yang Ciamik.

Contohnya sudah, tekniknya sudah. Kira- kira apalagi yang belum?

Anda langsung bisa praktek membuat konten Covert Selling yang ampuh dan efektif.

Berikut 4 hal yang perlu Anda perhatikan dalam menyusun copywriting covert selling :

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Kesimpulan

Covert selling adalah teknik penjualan yang sangat efektif. Dengan menjual secara terselubung dan langsung mengarah ke alam bawah sadar pembeli, penjualan menjadi lebih efektif.

Anda akan terhindar dari orang- orang yang langsung skip ketika melihat konten jualan. Sebaliknya, mereka akan tertarik untuk membaca konten lebih dulu dan menarik mereka untuk penasaran dengan penjelasan Anda.

Last but not least, perlu diingat juga bahwa dalam Covert Selling tidak ada call to action (CTA) langsung, seperti kata- kata “BELI SEKARANG”. Pasalnya, metode ini fokus untuk menarik audiens tanpa memaksa mereka menerima penawaran…

Mengapa Covert Selling?

Mengapa Covert Selling?

Apa Itu Covert Selling?

Covert selling diartikan sebagai penjualan terselubung. Secara harfiah, covert selling adalah teknik berjualan dengan memasukkan sebuah informasi yang berhubungan dengan penjualan secara sekilas, ke pikiran bawah sadar calon pembeli.

Karena terselubung maka teknik ini mengarahkan si seller untuk menjual, tapi tidak terlihat seperti sedang berjualan. Ya, karena pada umumnya orang enggan kalo diprospek. Dengan teknik ini orang yang kita bidik untuk menjadi calon konsumen kita tidak akan merasa sedang diprospek (ditawari produk jualan kita).

Yang menjadi sasaran di sini adalah alam bawah sadar si calon pembeli. Itu lah mengapa seorang seller akan mengarahkan calon pembeli melalui kalimat, informasi atau cerita yang tidak spesifik langsung ke produk.

Teknik covert selling ini banyak digunakan dalam dunia digital marketing, atau online marketing, terutama dalam bentuk status, post atau story di media sosial.

Contoh Penerapan Covert Selling

Covert selling berbeda dengan hard selling yang cenderung mendorong seseorang berpikir logis dengan otak. Teknik ini cenderung soft selling, dengan membangkitkan perasaan, rasa ingin tahu, dan emosional pembaca.

Untuk lebih mudah memahaminya, simak contoh copywriting berikut ini….

Contoh 1 :

“Idola para bunda banget ini! Hijab edisi anak T-Series ini nggak nyangka langsung ludes dalam sehari. Seneng banget, tapi juga sedih karena banyak bunda yang nggak kebagian di PO pertama. Bismillah, semoga di PO selanjutnya bisa kebagian semua..”

Contoh 2 :

“Yah Bun, T-Series baru saja mengeluarkan hijab edisi anak terbaru nih. Bahannya dijamin bagus dengan berbagai model cantik dan manis. Untuk yang mau order Bun, silahkan chat WA di 081xxxxxxx ya.”

Tujuannya sama- sama mempromosikan hijab edisi anak T-Series.

Namun menurut Anda, mana yang lebih enak untuk dibaca dan membuat penasaran? Jawabannya sudah pasti yang contoh 1.

 

Contoh Copywriting Covert Selling Produk Webinar

“Gokil abis sih respon buat webinar akhir bulan nanti.

Ternyata pesertanya juga banyak dari alumni webinar Saya sebelumnya.

Hmm Kayaknya sih pada penasaran gara- gara materi dari webinar sebelumnya nendang dan daging abis, hahaha….

Semoga aja yang udah waiting list dari minggu kemarin kebagian semua.

Dan semoga ilmu yang di-share nanti jadi berkah buat semuanya (Amin paling serius).”

 

Contoh Copywriting Covert Selling Promo Tool

“Berasa capek jadi berkah itu pas jaman cari follower instagram real dulu pake metode follow unfollow.

Kayak dapet berkah luar biasa pas following, terus banyak yang follback. Berasa jadi Instagrammer paling beruntung, wkwkwkwk

Tapi capek nya sama konsistennya itu sebenernya warbiyasak juga. Pas sekarang udah pake tool otomatis ini, jadi berasa kalau yang dulu itu terlalu ngabisin waktu. Sekarang berasa kerja lebih efektif, dan follower nambahnya banyak terus setiap hari secara bertahap.

Ada yang mau dibisikin nggak nih tool yang lagi Saya pakai?”

 

Contoh Copywriting Covert Selling Produk Skincare

“Bahagianya cewek itu sebenarnya sederhana banget. Lagi jalan- jalan, eh ketemu temen lama. Dan dia keliatan pangling sama gue, “Bening amat lu sekarang, tambah cantik banget…”

Dalam hati gue bilang, “Iya lah… sekarang kan udah melek skin care. Pinter milih skin care jadi bikin gue nggak bulukan lagi kayak jaman baheula. Wkwkwkwk”

 

Komponen dalam Covert Selling

Covert Selling cukup mudah dipahami setelah mengintip contoh di atas. Selanjutnya, untuk bisa menciptakan konten Covert Selling yang baik, Anda perlu mengenal komponen penting dalam Covert Selling.

Komponen ini lah yang membantu Anda menciptakan konten jualan yang tidak terlihat langsung, namun ampuh mempengaruhi alam bawah sadar calon pembeli.

Apa saja?

Mari kita simak bersama tiga poin penting tersebut.

  1. Curiosity (Membangkitkan Rasa Penasaran)

Kunci penting dalam memainkan Covert Selling adalah membangkitkan Rasa Penasaran untuk mereka yang membaca (konten teks), melihat (video), atau mendengarkan (audio, podcast, dsb) konten Anda.

Anda perlu membuat konten yang meningkatkan jiwa kepo pembaca sehingga mereka ingin bertanya atau mencari tahu tentang apa yang Anda bicarakan.

Misalnya dalam contoh covert selling di atas, konten tersebut memancing pembaca untuk bertanya atau mencari tahu tentang produk itu, meski kontennya tidak secara gamblang membicarakan tentang produk.

Pembaca akan bertanya- tanya, tool apa sih yang kerjanya efektif itu dibanding cara manual selama ini? Eh, emang itu webinar apaan sih yang materinya daging banget? Atau skin care apa ya…

  1. Ambiguity (Bermakna Ganda)

Poin penting selanjutnya dalam Covert Selling adalah membangun konten bermakna ganda atau ambiguitas..

Artinya, pembaca satu dan yang lainnya, bisa mempunyai persepsi berbeda dalam menelaah konten Anda.

Anda tidak perlu repot- repot memikirkan seperti apa persepsi untuk pembaca. Highlight nya, ini harus mengarahkan alam bawah sadar mereka ke persepsi positif terhadap konten dan produk Anda.

Misalnya untuk webinar tadi, persepsi mungkin terbagi ke beberapa hal.

Yang pertama, materi webinar adalah daging dan bermanfaat. Kedua, harus cepat- cepat join waiting list agar kebagian.

Contoh lain :

Baru launching, udah ludes terjual. Gokil emang tool yang satu ini!

Nah, di sini ada kata- kata yang mengandung ambiguitas atau bahkan satu frase kalimat.

Sudah ludes terjual bisa menimbulkan persepsi semua produk habis terjual atau terjual dalam banyak satuan. Bisa 50 pcs, 100 pcs atau lebih, tidak ada angka pasti.

Gokil emang tool yang satu ini, mengisyaratkan jika tool bekerja dengan sangat efektif atau sangat cepat atau sangat maksimal..

  1. Emotionally (Membangkitkan Emosi/ Perasaan)

Selain mengandung dua hal di atas, poin ini juga tidak boleh terlewatkan. Karena konten dalam covert selling harus bisa membangkitkan emosi dari calon pembeli. Saat mereka menyimak konten, emosi mereka akan ikut muncul ke permukaan.

Untuk memenuhi poin ini, Anda bisa mengkombinasikan copywriting Covert Selling dan Storytelling. Buatlah cerita menarik, bisa singkat atau sedikit lebih panjang, yang membuat emosi pembaca tersentuh.

Anda bisa melihat contoh copywriting covert selling berikut ini :

“Saya dulu memang paling ogah- ogahan ikut webinar marketing. Alasannya klasik sih, takut kecele. Karena dulu banget pernah 1-2 kali join, ehhh materinya biasa aja dong. Yang ada gue malah ngrundel di belakang : ‘Ini mah gue juga pernah baca di Google’.

Parahnya lagi, cara trainer nya nyampein juga kurang berkesan buat gue. Yang ada baru setengah jam, gue udah ngantuk berat. Ada yang senasib nggak disini? Hahahaha…

Sejak itu sih gue mau ikut webinar berbayar lagi udah males duluan. Atau kalau nggak, ya gue bakal selektif banget. Kalau penasaran buat ikutan, biasanya gue survey ke temen- temen dulu. Kenal nggak nih sama tutor ini, pernah ikut nggak, bagus nggak webinar nya.

Makanya waktu itu gue bela- belain join webinar Facebook Ads Mastery nya mas Nganu. Dan bener, materinya nendang abis! Gokilnya lagi sih, langsung praktek juga selama webinar berlangsung.

Jadi kita bisa tau settingan yang bener itu kayak apa, dan kesalahan yang gue atau peserta lainnya lakuin, langsung ketauan dan kebuka semua! Damn!

Langsung mbatin sih, ooooo ternyata ini yang bikin iklan gue nggak maksimal, tapi budget nya boncos terus. Kayak gini nih, baru webinar yang bener, wkwkwk

Kalau minggu depan sih webinar nya mas Nganu ada Marketplace Mastery. Penasaran banget kalau webinar nya bakal sebagus webinar yang pertama. Dapet ilmu daging yang langsung bisa dipraktekin dan langsung ngefek ke peningkatan omset gue sampai 300%.

Yes, 300%. Gokil abis emang!

Habis ini langsung otw buat join, ah! Takut nggak kebagian seat gue, wkwkwk

Dalam konten tersebut, copywriter sengaja menambahkan kata- kata yang mempunyai penekanan untuk membangkitkan emosi pembaca.

Misalnya penggunaan kata ‘Damn’, ‘Saya dulu memang paling ogah- ogahan’, ‘langsung ngefek ke peningkatan omset gue’, ‘parahnya lagi’, dan yang lainnya..

Nah, itu lah pengertian dari covert selling dan mengapa covert selling ini cukup bagus untuk digunakan sebagai teknik copywriting yang tept untuk audiens yang tidak suka diprospek.

Dan beberapa contoh di atas cukup memberikan gambaran seperti apa itu covert selling dan bagaiaman impact atau pengaruhnya terhadap calon konsumen kita. Mungkin kita sendiri secara tak sadar pernah menjadi sasaran propsek dari teknik copywriting ini.

Baca lanjutannya Strategi Menyusun Covert Selling

 

Apa Sih Landing Page Itu?

Apa Sih Landing Page Itu?

Dalam menjalankan strategi marketing untuk bisnis, bisa jadi landing page adalah salah satu strategi terbaik. Jika Anda baru pertama kali mendengarnya atau masih bingung tentang apa itu landing page, Anda berada di tempat yang tepat.

Artikel ini akan membahas tentang landing page sejelas mungkin beserta contoh, jenis dan cara membuatnya. Yang jelas, jika Anda memahami landing page, Anda akan meningkatkan potensi keuntungan dari bisnis online Anda.

Apa Itu Landing Page

Landing page adalah halaman dari website yang didesain dengan sudut pandang marketing. Halaman ini yang akan ditampilkan kepada pengunjung ketika melakukan pencarian terhadap produk yang berhubungan dengan bisnis kita. Page atau halaman tersebut didesain untuk sebuah tujuan yang spesifik, sehingga pengunjung bisa melakukan yang kita harapkan ketika mengunjungi halaman tersebut.

Terkait dengan apa itu landing page bisa kita bedakan bahwa landing page berbeda dengan website, di mana halamannya berisi berbagai macam menu yang dibutuhkan. Pada landing page, menunya terbatas hanya untuk mengarahkan pengunjung untuk membeli atau memproses penawaran kita.

Biasanya di dalam landing page yang diutamakan adalah informasi servis/produk, penawaran, diskon, dll. Jadi landing page memang dibuat terpisah dari website yang utama, agar pengunjung melakukan tindakan tertentu dan kita mendapatkan konversi yang diinginkan. Landing page bisa menjadi persimpangan bagi pengunjung antara membeli produk kita atau tidak.

Manfaat Landing Page

Setelah kita mengetahui apa itu landing page, kini kita akan bahas tentang manfaat daripada landing page itu sendiri.

Manfaat yang paling umum dari landing page adalah untuk mendapatkan leads atau prospek atau calon pembeli. Leads bisa berupa klik menuju laman yang lain, klik menuju WhatsApp, atau email tergantung pada strategi marketing yang digunakan serta audience yang diinginkan. Pemilik bisnis berharap bisa mendapatkan leads setiap hari agar bisnis tetap lancar. Meski tidak membeli hari itu, pengunjung yang datang bisa kita dapatkan datanya untuk kemudian ditawari produk lagi di kesempatan yang berikutnya.

Tujuan lainnya adalah untuk mempercepat transaksi. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, landing page dibuat untuk menghindarkan pengunjung dari melihat terlalu banyak menu lain di website. Melalui landing page pengunjung bisa dengan cepat mengenali produk dan lebih cepat memutuskan untuk membeli produk kita atau tidak.

Jenis Landing Page

Ada dua jenis landing page, yang pertama adalah lead generation landing page atau lead gen, dan yang kedia adalah click through landing page atau click through.

Lead Gen

Landing page jenis ini biasanya digunakan untuk mendapatkan data pelanggan. Jadi leads yang masuk tidak harus dikonversi langsung menjadi pembeli produk. Data yang dikumpulkan umumnya adalah nama, alamat email, dan nomor Whatsapp. Data ini yang nantinya akan digunakan oleh pemilik bisnis untuk mempererat komunikasi dengan calon pelanggan agar menjadi pelanggan tetap nantinya. Seperti dengan mengirimkan promo, info produk terbaru, dan konten lainnya.

Landing page lead gens cenderung singkat dan langsung, selain itu biasanya juga pengunjung dipicu dengan memberikan beberapa produk Cuma-Cuma seperti e-book, webinar, kupon, konsultasi dan lain sebagainya.

Click Through

Jenis landing page ini berisi tentang informasi detail produk atau penawaran yang lebih spesifik kepada pengunjung. Biasanya dilengkapi dengan Call To Action atau CTA, yaitu tombol yang mengarahkan pengunjung ke halaman lain atau proses transaksi berikutnya. CTA ini yang biasa kita lihat sebagai tombol “Beli sekarang”, “selengkapnya”, atau “Pilih sekarang” dan semacamnya.

Umumnya landing page ini digunakan oleh layanan e-commerce atau layanan B2C lainnya. Untuk memperbesar peluang konversinya, sebaiknya landing pagenya dirancang sebaik mungkin sehingga informasi produk yang diberikan bisa memancing pengunjung untuk melakukan tindakan lanjutan.

Perbedaannya Dengan Website

Landing page berbeda dengan Website/Homepage. Jika dianalogikan, Homepage adalah rumah dan seisinya, di mana semua perabot di dalamnya lengkap. Sementara Landing Page adalah bagian-bagian di dalam rumah, yang punya fungsi khusus seperti toilet, dapur, kamar dan lain sebagainya.

Homepage biasanya memiliki banyak tombol dan pilihan menu yang lengkap. Sementara Landing Page hanya memiliki satu tombol saja untuk tujuan yang sangat spesifik. Jika website ada untuk menegaskan eksistensi perusahaan atau memberikan informasi selengkap mungkin tentang bisnis, landing page berfungsi untuk menawarkan satu produk tertentu agar pengunjung bisa melakukan tindakan.

Karakteristik Homepage:

  • Biasanya memuat tampilan utama sebuah website
  • Laman umum yang berisi semua informasi tentang website.
  • Menampilkan tombol navigasi dan URL menuju halaman penting di website
  • Merupakan etalase bagi pelanggan untuk mempelajari semua produk dan layanan yang ditawarkan.

Karakteristik Landing Page:

  • Merupakan laman khusus yang spesifik.
  • Landing page adalah halaman yang memiliki fungsi khusus dalam website;
  • Laman yang mengkhususkan pengguna untuk lebih fokus pada satu produk dan lekas melakukan transaksi.
  • Mengajak pengguna untuk melakukan aksi tertentu. Misalnya, membeli produk, mengisi formulir, atau mempelajari informasi yang diberikan.

Contoh Penerapan Landing Page

Untuk lebih memahaminya dan agar terbayang dengan lebih jelas, kita akan lihat beberapa contoh landing page. Agar kita bisa mengerti dan lebih paham lagi.

Pertama, contohnya adalah Pelatihan Online: Jago Landing Page, contoh di atas adalah salah satu landing page e-course dari depokode. Secara umum, dikhususkan bagi Anda pemula yang ingin menguasai teknik pembuatan landing page untuk meningkatkan bisnis Anda. Desainnya sederhana dan disertai call to action “Daftar Sekarang.”

Landing page ini bertujuan langsung mengonversi pengunjung menjadi pelanggan. Oleh karena itu landing page ini berisi informasi yang sangat lengkap jika discroll lagi ke bawah. Berhubungan dengan landing page juga, depokode juga memberikan bonus lisensi landing page builder untuk peserta yang ikut pelatihan online, juga free hosting selama setahun di host web server kami.

Contoh yang kedua adalah landing page milik Neil Patel. Neil Patel adalah pakar marketer top dunia yang sudah mengerjakan berbagai macam produk besar. Sebagai sebuah brand ia sendiri membuka jasa untuk membantu sebuah bisnis untuk meningkatkan jumlah traffic yang masuk ke web dan lebih jauh lagi mengubah traffic tersebut menjadi pelanggan.

Landing pagenya sangat sederhana dan pengunjung bahkan tidak perlu memasukan data apa pun selain URL website yang ingin dianalisa performanya. Setelah analisis itu diberikan barulah ada penawaran jika website tersebut menginginkan penambahan jumlah traffic atau optimasi SEO maka mereka bisa langsung mendaftar atau membeli jasa tersebut.

Contoh ketiga adalah landing page milik Niagahoster, ini adalah layanan hosting web dan email yang ada di Indonesia dengan harga dan layanan yang terbilang bagus. Landing pagenya juga bisa dibilang cukup sederhana.

Hal ini diasumsikan karena kebanyakan orang sudah mengerti apa fungsi web hosting dan semacamnya, sehingga bisa langsung diberikan Call to Action “Pilih Sekarang”.

Contoh keempat adalah toko online milik sepeda lipat Brompton. Brand yang sedang tenar di Indonesia ini memiliki landing page yang sangat elegan dan sederhana. Bisa dibilang desainnya sangat direct di mana ketika pengunjung mengklik tombol CTA, pengunjung akan langsung diarahkan ke halaman katalog untuk memilih sepeda yang diinginkan.

Halaman tersebut juga langsung mengarah ke halaman “nearest store” atau toko terdekat. Karena Brompton tidak menjual sepeda secara online, pengunjung akan diarahkan untuk mengunjungi toko terdekat dan berbelanja secara langsung di toko tersebut.

Cara Membuat Landing Page

Setelah Anda memahami landing page, kini Anda bisa mulai memikirkan bagaimana cara membuatnya. Namun, sebelum membuat landing page, ada baiknya kita memperhatikan beberapa hal.

Pertama tujuannya, Anda harus memikirkan tujuan pembuatan landing page dengan sangat jelas, apakah untuk mendapatkan leads, penjualan, atau branding. Jika tujuannya leads Anda juga harus menyiapkan magnet lead atau produk gratisan yang akan ditawarkan langsung kepada pengunjung, setelah itu Anda bisa mendapatkan data mereka untuk dilakukan follow up.

Jika kita punya tujuan lain seperti penjualan, maka yang harus diutamakan adalah copywriting dalam pemberian informasi mengenai produk tersebut. jangan sampai pengunjung kebingungan dengan penjelasan kita hingga akhirnya tidak jadi membeli produk.

Ada setidaknya dua cara untuk membuat landing page.

Pertama menggunakan landing page builder elementor yang sudah terintegrasi dengan dengan template landingpress yang digunakan di platform CMS WordPress. Untuk menggunakannya cukup mengikuti e-course atau Pelatihan Online: Jago Landing Page.

Kedua, jika Anda mengerti koding tidak ada salahnya untuk mencoba membuatnya sendiri dari nol, atau Anda juga bisa menggunakan pihak ketiga seperti programmer yang sudah terpercaya dengan projek yang juga berhubungan dengan landing page.

Itulah penjelasan tentang landing page, fungsi, jenis, dan cara pembuatannya. Selamat mencoba agar bisnis Anda bisa mendatangkan leads dengan lebih baik, Semoga bermanfaat.

 

Sumber Artikel : https://kirim.email/apa-itu-landing-page/

Trend Desain Situs di Tahun 2021

Trend Desain Situs di Tahun 2021

Bercita-cita ingin memiliki bisnis web design sendiri? Anda perlu memahami berbagai trend yang nantinya akan viral di tahun 2021. Penting untuk mengetahui trend tersebut, karena lebih dari 90% konsumen mudah terkesan dengan design suatu situs. Trend desain pada situs berubah setiap tahunnya.

Sangat disarankan untuk melakukan update terhadap desain bila ingin berkompetisi mendapatkan banyak konsumen. Langsung saja kita cari tahu tentang trend situs yang lagi viral di bawah ini.

Trend Desain Situs di Tahun 2021

Membuat trend situs sendiri perlu banyak usaha dan waktu. Ada kalanya Anda perlu mengikuti trend yang ada sebagai cara yang lebih mudah. Langsung saja kita lihat apa saja trend tersebut.

1. Full-Page Header

Trend desain pertama adalah full page header dimana header dibuat menjadi sangat besar mengisi seluruh ruangan situs. Header tersebut memiliki peran penting yang nanti pertama kali akan dilihat oleh pengunjung. Teknik ini bisa dipakai untuk membuat situs terlihat elegan dan trendy.

Menggunakan Full-Page Header bisa mendorong konsumen untuk Call To Action dalam membeli jasa Anda. Seorang web designer sudah pasti harus memiliki desain situs yang menarik, karena ini akan langsung mempresentasikan kemampuan dalam mempercantik situs.

2. Gradient Color

Trend desain yang kedua adalah Gradient Color yang menggunakan transisi warna perlahan berubah. Trend bisa membuat tampilan visual situs lebih hidup dan tidak membosankan. Pembuatan background dengan teknik ini membuat situs menjadi lebih hidup dan eye catching. Sebagai seorang web designer wajib mencoba membuat desain seperti ini ketika ada klien yang memesannya.

Anda perlu memilih warna yang cocok dengan bisnis klien, termasuk dalam pemilihan gradient warnanya. Pastikan untuk meletakkan nama dan logo di posisi yang tepat, sehingga bisa menampilkan gambar keseluruhan. Tidak perlu pakai perubahan gradient warna dengan jenis warna terlalu banyak. Maksimal hanya menggunakan dua sampai tiga warna saja biar kesan yang ditimbulkan tidak terlalu ramai dan membuat pusing di mata.

3. Hyper Font

Sekarang adalah jaman dimana situs menggunakan desain tulisan brand atau moto berukuran besar. Pembuatan desain tulisan tersebut juga perlu dibuat menjadi lebih tebal, sehingga membuat fokus mata pengunjung langsung membaca tulisan tersebut. Perlu menentukan ukuran tulisan secara pas. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil.

Selain itu perlu dilakukan pengaturan kontras antara tulisan dengan background. Anda bisa saja menggunakan warna tulisan hitam dan background berwarna cerah dalam rangka mempertegas perbedaan warnanya. Jenis font yang dipakai juga harus sesuai dengan jenis bisnis klien. Jika perusahaan bersifat formal, maka gunakan font seperti Sans Serif. Menggunakan jenis font yang tepat bisa membuat tampilan situs enak dilihat.

4. Handmade Drawn Design

Handmade drawn saat ini sudah bisa dibuat dengan menggunakan tablet. Warna yang biasa digunakan dalam desain ini adalah yang berwarna pastel mirip dengan cat air. Kesan natural yang diberikan bisa membuat hubungan komunikasi dengan konsumen atau klien menjadi lebih baik.

Tidak perlu membuat desain yang terlalu rumit untuk desain tipe handmade ini. Tetap sederhana dan utamakan fungsionalitas dari situsnya. Desain ini cocok diberikan kepada klien yang menjual produk mainan anak-anak maupun fashion.

5. Human Face

Trend pembuatan desain situs lainnya adalah Human Face. Desain tersebut bisa saja dibuat statis maupun bergerak dengan menampilkan wajah seseorang secara besar. Menggunakan desain ini dipercaya mampu membuat situs menjadi semakin professional. Gambar wajah yang dipampang sudah pasti harus memenuhi aspek estetika, seperti menggunakan jas untuk perusahaan yang formal.

Gunakan desain wajah manusia menghadap ke arah brand atau informasi lain yang penting. Arah pandangan dari desain seolah menuntun pengunjung situs untuk mengikuti arah pandangan desain. Pastikan gambar wajah yang dipakai juga menggunakan ekspresi yang menampilkan citra bisnis yang diinginkan klien.

6. Dark Mode Design

Trend selanjutnya yang akan dibahas di sini adalah Dark mode. Ada banyak sekali website yang kini menerapkan dark mode daripada light mode. Menggunakan dark mode bisa membantu mata pengunjung situs tidak mudah lelah. Desain jenis ini juga sempat menjadi viral sekali di WhatsApp dan Instagram.

Konsep serba hitam ini juga membuat kesan situs menjadi tampil lebih mewah. Sebagian besar informasi yang ada pada situs dibuat berwarna putih, sehingga kontras yang didapatkan cukup kuat. Awal mula pengeluaran dark mode ini dicetuskan oleh Firefox dan diikuti oleh MacOS. Namun sekarang sudah banyak yang menggunakan dark mode.

Apapun Jenis pekerjaan design yang nanti klien Anda minta, Anda akan memerlukan sebuah website untuk memulai. Anda perlu berlangganan hosting termurah dan berkualitas. Daripada menghabiskan banyak waktu mencari provider yang baik, kamu bisa langsung berlangganan di sini. Gunakan kupon  diskon “DEPOKODE” (tanpa tanda petik ganda) untuk mendaptkan dikson 5%. Ada banyak paket yang ditawarkan dengan harga dan fitur bervariasi. Anda bisa pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan website Anda.

 

Sumber artikel : https://cafebisnis.com/info/496-trend-web-design-yang-viral-tahun-2021