6 Insight Bisnis Ramadhan 2021

6 Insight Bisnis Ramadhan 2021

Ramadhan Marketing Guide 2021

Ramadhan sebentar lagi, kurang dari 2 bulan saja. Sudah siapkah diri Anda menyongsong datangnya bulan suci ini? Siap iman, siap amal, siap melaksanakan amal-amal ibadah terbaik Anda? Siap mengisi waktu detik demi detik yang berharga di bulan yang mulia itu dengan memperbanyak dzikir dan tafakkur? Harus siap ya, semoga kita semua dipertemukan dengan bulan ramadhan tahun ini.

Nah, tentunya tidak melupakan bagian kita di dunia ini, yaitu ikhtiar mencari karunia Allah di bumi-Nya. Sebagai bentuk tawakkal kita kepada-Nya agar dapat banyak bermanfaat untuk umat dengan memperbanyak amal sedekah. Sebagai bentuk ikhtiar dalam menjemput rizki di bulan ramadhan nanti, persiapkan rencana bisnis Anda agar dapat memanfaatkan trend pasar di bulan tersebut.

Berikut kami bagikan 6 insight bisnis ramadhan yang dapat Anda lakukan di momen ramadhan 2021 kali ini :

#1 Permintaan belanja online yang aman

#2 Content Creator meningkatkan kredibilitas

#3 Aktivitas sosial/amal yang mendukung komunitas lokal

#4 Pemberdayaan teknologi (mobile) untuk silaturahim keluarga

#5 Waspada puncak belanja 10 hari menjelang lebaran 

#6 Antispasi mega sale akibat sensitivitas harga

Selengkapnya dapat Anda DOWNLOAD di Member Area – Download – ebook.

Omset Meroket

Omset Meroket

3 Jurus Meningkatkan Omset Bisnis Anda

Bisnis yang baik adalah binis dengan Cashflow Positif. Hal itu terjadi saat penjualannya tinggi. Namun, bukan sekedar Omsetnya saja yang tinggi, namun Profitnya juga. Kali ini Saya akan memberikan langkah-langkah dalam
memaksimalkan Profit Bisnis Anda dalam E-Book sederhana ini.

Mungkin ada di antara Anda yang sedang mengalami beberapa masalah ini :
– Omset dan Profit bisnis stabil, bahkan cenderung stagnan
– Bisnis mengggung banyak hutang untuk menutupi operasional bisnis
(gali jurang, tutup lubang),
Sales (penjualan) tidak meningkat
– Omset selangit, namun cashnya sulit
– Keuangan kacau, padahal bisnisnya sudah besar
– Pengeluaran (expense) terlalu tinggi
– Piutang tidak tertagih jumlahnya besar
– Stok barang menumpuk

Setelah Saya amati, ternyata permasalahan yang terjadi sebenarnya sederhana. Sayangnya, banyak yang belum memahami beberapa hal ini. Hal yang Saya maksud adalah ketidakpahaman terhadap CASHFLOW. Saya akan
bagikan Rahasia BAGAIMANA MENINGKATKAN PENJUALAN yang akan berpengaruh terhadap peningkatan OMSET, PROFIT serta CASHFLOW.

No CASH, Business CRASH
Cashflow adalah darah dalam bisnis Anda. Jika Anda kehabisan cash, artinya Anda kehabisan darah dalam bisnis Anda. Ibarat manusia yang kehabisan darah, ia bakal LEMAH, LESU, TIDAK BERGAIRAH dan kalau terus terjadi bakal MATI. Begitu pula bisnis Anda tanpa CASH. BANGKRUT. Sayangnya tidak semua pengusaha paham akan hal ini. Beruntung bagi Anda yang mendapat EBook ini. Saya akan jelaskan tahap demi tahap bagaimana cara mengatasinya.

Coba cek, banyak pengusaha yang belum paham tentang istilah-istilah bisnis berikut ini:
• Sales / omset
• COGS (Harga Pokok Produksi)
• Gross Profit (Keuntungan Bruto)
• Expense
• Net Profit (Keuntungan Bersih)
• Cash
Bagaimana dengan Anda, Sudahkah paham istilah tersebut? Kebanyakan pengusaha terlalu fokus pada Omset. Ini tidaklah salah, tapi kurang tepat.

Mengapa demikian? Karena percuma jika omsetnya besar tapi COGS dan Expense-nya juga besar. Anda tidak akan mendapat apa-apa.

Misalkan Anda bisnis Keripik, harga jual per pcs-nya adalah Rp 10.000. Harga produksinya (COGS/ HPP) adalah Rp 7.000. Setiap bulan Anda berhasil menjual rata-rata sekitar 10.000 pcs, maka omset Anda Rp 100.000.000 per bulan.

Dengan COGS sebesar Rp 7.000/pcs, maka Rp 7.000 x 10.000 pcs = Rp 70.000.000. Misal expense bisnis Anda seperti gaji pegawai, biaya listrik, biaya marketing, telepon, sewa tempat, dll itu adalah Rp. 30.000.000.

Pertanyaannya, berapa NET PROFIT yang Anda terima?

Ternyata hasilnya NOL. Ini masalah…. :’(
Kita kasih contoh lain, misal Anda seorang pengusaha konveksi. Net profit yang didapatkan setiap bulan adalah Rp 25.000.000. Tapi pada faktanya, ketika Anda ingin mengambil profit tersebut, ternyata uang tersebut tidak ada.

Pertanyaannya, kemana uang tersebut?

Ternyata, uang tersebut menumpuk di PIUTANG dan dalam bentuk barang (Stok Menumpuk). Tentu profit yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan cash yang Anda terima. Ini masalah…. :’(

Tapi jangan khawatir, hal tersebut TIDAK AKAN BENAR-BENAR jadi masalah. Kalau profit tidak ada, Cash-nya ada, bisnis Anda masih bisa berjalan. Tapi kalau cash tidak ada, tapi profit ada, bisnis Anda tidak bisa berjalan lagi. “Bisnis Anda masih bisa hidup tanpa PROFIT tapi bisnis Anda tidak bisa hidup tanpa CASH”
Maka, ada istilah Profit is King, Cash is Queen. Raja tidak akan pernah bisa hidup tanpa Ratu disampingnya
Sekarang, apa bedanya profit dengan cash?
• Profit itu ilusi. Cash itu nyata,
• Profit itu teori. Cash itu fakta,
• Profit itu di atas kertas. Cash itu di kantong kita,
• Profit itu di laporan keuangan, Cash itu di tabungan.

Sebagai pengusaha, mana yang Anda cari? Profit atau cash? Kalau jawabannya CASH, maka mindset Anda sudah benar. Kalau jawabannya hanya PROFIT, bersiap-siaplah, bisnis Anda akan terus-terusan bermasalah.

Kembali ke topik, dari mana datangnya cash?

Salah satu sumber datangnya cash yang paling utama adalah dari PENJUALAN. Maka tugas kita sebagai pengusaha adalah bagaimana caranya agar cash bisnis kita tetap ada, dalam jumlah yang banyak, dan bisa digunakan untuk
operasional bisnis.

Ada 3 fokus yang akan kita lakukan untuk meningkatkan penjualan, yaitu:
1. Getting Customer
2. Keeping Customer
3. Growing Customer

Lanjutannya silakan Anda DONWLOAD e-book nya di Member Area  – Download ya… 🙂